Mengapa Penting Memahami Potensi Kekuatan Diri (Strength)

potensi ini adalah keunikan yang merupakan panggilan hidup seseorang, yang akan menjadi peran peradaban kelak apabila dididik (dirawat, ditumbuhkan, dikembangkan) dengan sungguh sungguh

Harry Santosa

🔆RESUME KULWAP🔆
Jogja HEbAT Community

Part 1
Selasa 2 Februari 2016
Pukul 20.00- 21.00 WIB
Narasumber: Harry Santosa
Moderator    : Siwi Aryani
Notulensi.    : Umi Salikhah

Part 2
Selasa, 23 Februari 2016
Pukul: 19.45-21.45
Narasumber: Harry Santosa
Moderator   : Umi Salikhah
Notulensi    : Siwi Aryani

Mengapa Penting Memahami Potensi Kekuatan Diri (Strength) 
Oleh: Harry Santosa

Strength sering juga disebut dengan potensi unik produktif seseorang, dikaitkan dengan fitrah bakat yang merupakan bawaan lahir setiap manusia. Karenanya Strength ini juga terkait personality sesorang karena melekat sejak lahir. Setiap bayi terlahir unik dengan sifat istimewanya. Jika sejak kecil usia 8 tahun seseorang nampak suka bersih bersih, maka akan terus begitu sampai usia 88 tahun. Ini melekat dalam diri seseorang, dan dalam konteks pendidikan berbasis fitrah, potensi ini adalah keunikan yang merupakan panggilan hidup seseorang, yang akan menjadi peran peradaban kelak apabila dididik (dirawat, ditumbuhkan, dikembangkan) dengan sungguh sungguh. "Katakanlah setiap manusia memiliki "syakilah" bakat nya masing masing..." (17:80). Jika tidak maka kekuatan atau bakat ini hanya menjadi hobby saja atau terkubur (tidak hilang) sama sekali. "Tetaplah pada fitrah Allah, yang menciptakan manusia pada fitrah itu. Laa tabdila li kholqillah (tiada perubahan atas fitrah Allah itu)..." (30:30) Apa itu ST30 ST30 adalah strength tipologi yang memetakan potensi kekuatan/bakat terkait aktifitas yang disukai oleh seseorang, dimana setiap kita adalah kombinasi 7 dari 30 kekuatan atau keistimewaan terkait sifat (bukan keistimewaan fisik spt memasak, menari, menyanyi, olahraga dll). Jadi 7 kekuatan ini adalah yg benar benar menggambarkan diri kita (Gue banget) terkait keistimewaan sifat.. Dalam assessment, ada juga 7 keterbatasan (bukan gue banget).

Tanya- Jawab

1⃣ Umi Salikhah
 ST-30 ini bisa dilakukan mulai anak usia brp ? Berapa % akurasinya? Terkait dgn Community Based Education, apa urgensinya melakukan tes ini bagi komunitas HEbAT pak?

2⃣. Siwi Aryani
pak Harry, maksud pengkayaan wawasan itu bagaimana ya? Dikenalkan dengan banyak aktifitas.

3⃣. Rizka Pertiwi
Rizka Pertiwi: Pak harry, sy boleh bertanya ttg perjalanan pak harry merumuskan st-30? Apakah dikembangkan berdasarkan teori? Atau dari pengalaman pribadi di lapangan? Maturnuwun sebelumnya

Jawaban:
1⃣,2⃣,3⃣Umi Shalihah, bunda Siwi dan bunda Rizka, ST30 ini adalah penemuan seorang pakar fisika, Rama Royani, lulusan Fisika ITB tahun 70an. Beliau bukan pakar psikologi, namun tertarik dengan penelitan BAKAT dan membuat tools ST30 ini. Inspirasinya adalah dari penemuan Gallup, yang menemukan 34 Thema Sifat setelah menginterview 2 juta orang. Jika Gallup berhenti pada Sifat, maka ST30 melanjutkan pada potensi kekuatan dari aktifitas. Assessment nya disebut Talents Mapping. ST30 adalah versi gratisnya dan versi lengkapnya dinamakan ST114, ini berbayar sekitar 200rb an jika kolektif. Dulu ini digunakan utk karyawan dan minimal usia 15 tahun, karena utk kebutuhanpenempatan jabatan yg sesuai dengan bakat, namun belakangan sejak dipakai di Sekolah Alam dan juga keluarga ibu Septi Peni, saya juga berkali kali mendesak dengan konsep AqilBaligh, maka bisa mulai digunakan pada usia 10 tahun ke atas dengan catatan banyak kegiatan. Pada dasarnya ini hanyalah alat bantu untuk memetakan sifat bakat anak, Akan lebih mudah jika pada usia sebelum 10 tahun anak anak sudah kaya wawasan dan kegiatan. Caranya dengan banyak banyak dilibatkan dalam komunitas/sanggar/klub/kegiatan yang menjadi minatnya. Alat bantu terbaik adalah BUKUORTU untuk mendokumentasikan semua perasaan, fikiran, aktifitas yang anak anak kita sangat suka, sejak lahir sampai usia 10 tahun. Kami menyebutnya buku Portfolio Anak. Bagi orangtua tentu tools ini sangat berarti untuk memetakan bakat sesungguhnya. bakat ini nanti terkait peran, karir bahkan pensiun. Terkait dengan CBE, bahwa kerja kerja komunitas menuntut peran peran yang saling melengkapi. Tidak ada orang yang hebat dalam segala hal. Jadi dalam komunitas kita diperlukan pemetaan bakat terkait 3 hal, pertama adalah Mengetahui cara mengenal bakat, ini bisa digunakan utk anak anak, kedua Peran sesuai dalam organisasi komunitas ini dan ketiga Bakat apa yang bisa diberikan pada anak anak teman di komunitas. Jangan jangan kita punya potensi hebat dalam sebuah bidang namun tidak sadar kalau itu potensi kekuatan kita dan bisa ditularkan pada anak anak yg bakatnya sama.✅

4⃣. Maftuha
Assalamualaikum Pak Harry. Pak, setelah saya nyoba ngikut tes potensi di temubakat, kelemahan saya di commander, marketer, operator, producer, seller dan treasury. Belum lama ini saya merintis usaha jual beli buku online. Lah, gimana itu Pak? 😄 Saya memang suka buku. Kelebihan saya di caretaker, creator, educator, journalist, motivator dan server. Terimakasih jawabannya Pak Harry

Jawaban:
4⃣hehehe, suka buku adalah bidang, tetapi aktifitasnya belum tentu jualan buku. BIsa saja penuilis buku, pengatur buku, kolektor buku dll. Jika bunda membuat bisnis maka harus cari partner yang memenuhi kekurangannya, bunda fokus pada kekuatannya. Bidangnya ya tetap. Kaidah emasnya adalah fokus pada kekuatan, siasati keterbatasan. Dari hasil kelebihannya bunda Maftuha, sejatinya bukan pedagang dan bukan orang percetakan. Tetapi lebih cocok menjadi pembuat dan penyebar/pendidik idea, suka menulis, suka melayani dan menginspirasi orang bukan berjualan, pemasaran dll. Kalau dalam bisnis harus didampingi partner yang suka jualan dan pemasaran. Mungkin bunda bisa jualan dan pemasaran, namun tidak akan optimal atau mudah bosan. Jadi bedakan antara sifat, bakat dan bidang. Bidang yang bunda sukai adalah BUKU, tetapi dalam aktifitas bunda hindari  posisi yang bukan sifat bunda, krn akan tidak optimal dan cenderung stagnan. ✅

5⃣. Rita
Konsep CBE bgmn pak Harry ?

Jawaban:
5⃣Konsep CBE sederhana, bagaimana komunitas berdaya dan mandiri dalam mendidik anak anak mereka sendiri secara merdeka, sesuai fitrahnya, realitas sosialnya, keunggulan alamnya, kearifan lokalnya dan nilai nilai yg diyakininya. ✅

6⃣.  Yusuf Fajar
pak Harry saya pernah tes sidik jari stifin. hasilnya feeling introvert (Fi), yaitu kecerdasan yg terkait dengan hubungan dengan orang lain yg digerakan dari dalam ke luar . ciri sifat yg bisa diukur secara psikometri: convincing, influencing, promotor, kindly, leader, advocate, leader, reflective...dst. karir saya cocok untuk jadi motivator, trainer, psikolog, konselor. pas saya tes ST30, hasilnya kekuatan saya ada di motivator, educator, selektor, visual. menurut saya ini sejalan. cuma yg menjadi masalah saya masih belum yakin apakah ia saya punya kekuatan untuk menjadi trainer, motivator, konselor, educator karena selama ini saya termasuk pendiam, pemalu, dan kurang percaya diri. saya memang sangat ingin menjadi motivator, educator, konselor, trainer. selama ini saya sangat senang dengan menghafal Quran dan juga memberi nasihat kepada orang lain. menurut pak harry saya harus gimana?
synthesizer, maaf bukan visual tapi visionary.

Jawaban:
6⃣Ayah Fajar yang baik, Ada kalanya seseorang memiliki potensi kekuatan, namuin terpendam dan hanya menjadi angan angan bisa jadi karena pengaruh lingkungan dan masa persekolahan yang tdk menghargai apalagi mengembangkan bakat kita. Dalam dunia persekolahan konvensional, yang disebut bakat umumnya terkait mata pelajaran bukan terkait keistimewaan sifat. Nah, BAKAT itu cirinya adalah aktifitas yg kita kerjakan dengan suka cita, diulang ulang ga bosen, selalu ingin dan ingin lagi, hasilnya ekselen alias keren walaupun tdk pernah diajarkan, dilakukan dengan mudah begitu saja. Saya kira ayah yusuf perlu dibangkitkan potensinya itu dengan misalnya magang bersama trainer hebat, ikut pelatihan public speaking dll. Juga perlu diingat, trainer ada beragam jenis, seperti Tung De Sam itu stress kalau hadirinnya sedikit, Mario Teguh lebih suka menjawab pertanyaan, Panji lebih suka dengan gaya komedian dsbnya. Semuanya berbakat motivator namun masing2 punya ciri khas. Jadi jalani saja panggilan hidup ini sebagai karunia Allah yg terindah dengan melakukan berbagai aktifitas yg relevan, nanti juga ketemu gayanya. Penemuan Bakat ini adalah Journey sepanjang hayat, asal ditekuni dengan sungguh sungguh maka akan mencapai derajat manfaat terbaiknya bagi ummat ✅

7⃣. Ayah Syamsul-NTB
Pak, istri saya suka sekali naik gunung, tapi kenapa mappingnya buruk sekali ya?
Pertanyaan kedua, "Sy suka angka, lebih mudah berkomunikasi dg grafik dan tabel, tp dr hasil test ternyata saya ini dominan otak kanan. Bgm ini dijelaskan y?"

Jawaban
7⃣.Ayah Syamsul yang baik,
Talents mapping ini adalah tools yang sifatnya hanya membantu, questioner nya sudah disahihkan oleh LIPI. Bias pasti terjadi. Jika hasilnya tidak sesuai atau bias maka ada beberapa kemungkinan
1. Tidak memahami pertanyaan atau keliru memahami pertanyaan pada questioner.
2. Seringkali menganggap kehebatan sehari hari sebagai bakat, padahal bukan. Gue banget itu bukan hebat saja, tetapi aktifitas yg dikerjakan berulang2 tidak akan bosan✅

8⃣. Ayah Aditya
Dalam mempelajari suatu bidang, kita melihat ada anak yg cepat mempelajari bidang tsb dan ada yg lambat mempelajarinya. Pertanyaannya :Terkait dgn penguasaan yg lambat tsb, bagaimana cara kita sbg orang tua mengetahui anak tsb lambat krn tidak berminat/ bermalas2an atau memang tidak bisa (tidak punya bakat)? Dan bagaimana cara menangani utk masing2 kondisi tsb?

Jawaban:
8⃣.Ayah Aditya yang baik,
JIka yang dimaksud adalah bidang akademis atau kognitif, sudah jelas anak anak yang tidak berbakat akademis (ini terkait IQ) akan dianggap lambat atau malas, "Jika ikan dinilai dari kemampuannya memanjat pohon, maka ikan akan diangap bodoh selamanya" (Einstein) . 
Anak anak yang berbakat pada sebuah bidang, akan suka walaupun diajar oleh guru yang tidak pandai mengajar sekalipun. Memang kemalasan bisa terjadi karena guru maupun bidangnya tidak cocok, tetapi secara fitrah manusia suka belajar dan suka mengerjakan sesuatu yang sesuai sifat, bakat dan minatnya✅

9⃣.Bunda Iing
 Saat ini saya berprofesi sbg ibu rumah tangga, sambil bisnis online (yg keteteran karena masih dikerjakan sendiri), dan sehari-hari saya banyak beraktivitas sosial (garap LSM, gabung komunitas, berorganisasi, dll)

Pertanyaan saya:
1. Apa peran yg cocok saya tekuni agar bisa mengoptimalkan kombinasi bakat tsb? Karena sejauh ini saya mencoba berbisnis tapi sangat keteteran dan jujur saja saya kurang enjoy 😁 Tapi disisi lain saya ingin tetap berpenghasilan tanpa harus bekerja dengan terikat waktu sehingga tetap bisa berkegiatan sosial 😷 (itulah alasan saya berbisnis)

2. Agar kombinasi bakat saya bisa excellent dan (mudah2an) bisa sampai earn, apakah ada hal/ilmu/skill/pelatihan tertentu yg bisa saya pelajari? Mohon rekomendasi...

Jawaban:
9⃣bunda Iing yang baik,
Kaidah emasnya adalah "fokus pada kekuatan dan strategikan kelemahan"
Strategikan kelemahan maksudnya, carilah dalam bisnis team yang dapat melengkapi kelemahan kita.
Hasil TM bunda, cukup konsisten antara luar dan dalam (sisi warna di dalam dan sisi warna di luar pada bingkai segi empat). Bunda hampir hitam semua di urusan administrasi, teknikal, otak kiri termasuk masalah analisa dan keuangan. Namun sangat konsisten di Networking (Guiding, Motivating, Coaching) dan Headman (Cooperating, Coordinating, Dispatching, Mediating)dan Servicing. 
Business yang cocok memang bersifat socialpreneur yang melibatkan komunitas, saya kira bisnis online sudah cocok, kemampuan membngun komunitas juga ok, hanya perlu didukung team yang menjadi keterbatasan terutama dalam administrasi, teknikal, perancangan, dan analisa keuangan✅

🔟 bunda Iing
Terkait pelatihan, atau skill tertentu apa yg sebaiknya saya pelajari secara serius untuk mengoptimalkan kekuatan saya?

Jawaban:
🔟bunda Iing yang baik,
Skill n Knowledge yang bunda butuhnya sbg pendukung bakat misalnya kemampuan memetakan jaringan sosial (social network analysis), kemampuan negosiasi dan melobi, manajemen komunikasi dll yang semuanya terkait bakat Networking, Mediating  Cordinating dan Servicing. ✅

1⃣1⃣ Yusuf Fajar
Pak Harry ada seorang temen umurnya 32 tahun. Ketika dia melakukan tes bakat di temubakat.com, dia bingung ketika harus memilih pernyataan yang paling sesuai (yg berarti bakat), hanya satu yg paling sesuai dengan dirinya. Yang lainnya gak ada..
Apa maknanya? Mengapa ini bisa terjadi? Dan apa yg mesti dilakukan olehnya?

Jawaban:
1⃣1⃣pak Yusuf Fajar yang baik,
Bisa jadi kurang wawasan atau bisa jadi pernah mengalami trauma atau tidak memahami pertanyaannya. Bisa jadi juga bingung antara bisa dengan suka. Banyak orang yg sejak kecil dipaksa melakukan sesuatu yg tdk disukai selama berpuluh tahun, bisa jadi kehilangan fitrah bakatnya ✅

1⃣2⃣ bunda Iing
nanya lagi boleh yaa 😊
Dalam talents mapping activities, salah satunya adalah housekeeping. Bagaimana kita membedakan (untuk anak) antara housekeeping sebagai bakat dg housekeeping sebagai akhlak. Jujur saya pribadi lemah dalam urusan housekeeping 😅, tapi saya menyadari bahwa hal tsb dibutuhkan oleh anak-anak saya. Bagaimana mengatur atau mensiasatinya agar anak dapat skill meski mereka (mungkin) tdk enjoy?

Jawaban:
1⃣2⃣bunda Iing, ini pertanyaan yg bagus.
Akhlak dan bakat jangan dibenturkan. Housekeeping adalah akhlak yg baik  namun jika bukan bakat bunda tidak perlu melakukannya dengan ekselen atau melakukan sendiri, bisa minta tolong mereka yang housekeepingnya bagus dengan catatan bunda tetap meyakini bahwa ini akhlak yg baik, cuma bukan gue banget aja ✅

1⃣3⃣ Siwi
Pak Harry mungkin bisa tolong ajari kami cara membaca hasil ST30 sehingga akan sangat bermanfaat u kami dan dapat mendukung kegiatan CBE.

Jawaban:
1⃣3⃣Ya, cara membacanya sebenarnya mudah. Antara yg ST30 dan ST114 hanya berbeda masalah detail saja. Jadi semuanya ada 4 bagian
1. Bagian 1 adalah N, H, S. Ini terkait interpersonal (ga pake otak, ga pake teknik)
2. Bagian 2 adalah T, R, ini terkait otak kiri atas dan otak kiri bawah
3. Bagian 3 adalah Gi, ini terkait otak kanan, spt perancangm seniman dll
4. Bagian 4 adalah E dan Te. Ini terkait aktifitas administrasi, klerikal dan teknikal
Cara membacanya adalah kekuatan kita adalah kombinasi warna merah dan kuning
Keterbatasan kita adalah kombinasi warna hitam dan abu2 ✅

1⃣4⃣ Yusuf Fajar
Kekuatan saya: educator, motivator, communicator, caretaker, strategistsynthesizer, visionary,  (tp merasa yg paling kuat 3 pertama). Kelemahan: administrator, producer, commander, operator, safekeeper.
Pekerjaan apa yg bisa merangkum semua kekuatan saya di atas? Jika saya mau berbisnis, bisnis apa yang paling cocok?
 Terus solusinya gimana ya pak Harry terkait dengan temen saya di atas?

Jawaban:
1⃣4⃣ Solusi untuk temannya, sebaiknya ke psikolog langsung pak Yusuf, krn tools ini sifatnya hanya membantu. Untuk mas Yusuf sendiri Hindari bisnis yang banyak urusan administrasi dan teknikal juga pabrikasi. Bisnis akan sukses dalam dunia jasa terkait "pengembangan masyarakat" berupa pendidikan, motivasi dan komunikasi. ✅

 1⃣5⃣bunda Iing
pak hary, Kalau kotak dalam-kotak luar dalam bingkai itu bedanya apa ya? (Nyambung pertanyaan 7)

Jawaban:
1⃣5⃣bunda Iing, ketika menjalani assessment bunda diminta menjawab pertanyaan ada yg 114 dan ada yang 170 kan? Yg 170 adalah yg didalam, yang 114 adalah yg diluar. Yang dalam dibuat utk menguji konsistensi menjawab. Jika sama2 merah atau setidaknya merah dan kuning maka akan konsisten. Begitupula jika sama2 hitam atau hitam dan abu2 maka dianggap konsisten ✅

Closing dari pak Harry
Ayah bunda HEbAT yang baik, tools assessment TM ini hanyalah perangkat pembantu, bisa bias juga, tetapi setidaknya kita punya gambaran siapa kita sesungguhnya. Bedakan antara hebat dan bakat, karena bakat selalu terkait 4 hal, easy, enjoy, excellent earn.
Beberapa orang yg bingung ketika diassessment kemungkinan sdh terlalu banyak fitrah nya tertutupi sehingga bingung dan sulit mengatakan mana yg gue banget, juga mana yg bukan gue banget.

Assessment buatan Abah Rama ini sekali lagi hanya membantu, kitalah sesungguhnya yg bisa jujur pada diri kita sendiri, siapa sebenarnya kita.
Bakat ini adalah cara kita merasa, bertindak dan berfikir sepanjang hidup kita, yang merupakan fitrah bakat yang akan menjadi panggilan hidup sampai ajal menjemput.
Mohon maaf jika ada yg tdk berkenan. Saya akan kirim file cara membaca ST30 dan ST114 ke email bunda Siwi ya. Jazakumullah 🙏😊✅

Tahukah Anda ?

Bahwa Telents Mapping ditemukan oleh Abah Rama, beliau berpendapat "Sifat nggak bisa berubah. Kalau diperbaiki agak susah. Tapi kita sebagai manusia cenderung memperbaiki kelemahan. Nggak bisa itu, harusnya potensi yang diasah. Karena kita tak punya waktu" klik tombol berikut untuk membaca kulwaps lengkap beliau Talents Mapping, Abah Rama

HEbaT

HEbaT

Grup HEbAT (Home Education Based on Akhlaq and Talents) adalah Grup tempat saling belajar dan berbagi mengenai pendidikan yang memang sudah semestinya dijalankan keluarga dalam rumah. Pendidikan yang menumbuhkan fitrah, bukan mematikannya.
Bapak Harry Santosa (Praktisi HE sejak 1994 sekaligus founder MLC)
Ibu Septi Peni Wulandani (Praktisi HE sejak 1996, sekaligus founder IIP)
Bapak Adriano Rusfi, S.Psi (Praktisi HE, konsultan Pendidikan & PPSDM)

Komentar