Hilangnya Sebuah Adab, Hilangnya Fitrah

Menurut Dr Adian Husaini dalam ceramahnya, penyebab dari The Loss of Adab adalah kosongnya rumah-rumah kaum Muslimin dari pendidikan adab karena ketidak hadiran ayah dan ibu dalam mendidik adab anak anaknya.

The Loss of Adab

oleh Ust. Harry Santosa

Barangkali jarang yang tahu bahwa tahun 1977 pernah ada konferensi pendidikan Islam di Mekah, dimana disimpulkan bahwa krisis atau kemunduran Dunia Islam bukan karena ekonomi atau kurangnya sumberdaya alam, tetapi karena hilangnya Adab dari kaum Muslimin.

Menurut Dr Adian Husaini dalam ceramahnya, penyebab dari The Loss of Adab adalah kosongnya rumah-rumah kaum Muslimin dari pendidikan adab karena ketidak hadiran ayah dan ibu dalam mendidik adab anak anaknya.

Lalu apa definisi Adab sesungguhnya, mari simak dialog pendek antara dua Ulama tentang Adab

“Syekh Hamza Yusuf :

jika Anda dapat (…) meringkas apa yang Anda pikirkan tentang krisis terpenting yang terjadi saat ini di dunia Muslim.

Tan Sri Prof Muhammad Naquib al-Attas :

Saya katakan itu penyebabnya adalah hilangnya adab. Tetapi tentu saja kata adab yang saya gunakan, sepanjang yang saya telah memahaminya, sesuai dengan makna yang paling awal dari kata Adab, yaitu :

Adab adalah cerminan kebijaksanaan karena ini berasal dari pengetahuan para nabi. Ini bukan sesuatu yang Anda dapatkan dari bangku universitas atau bahkan dari pengetahuan semata karena beberapa orang memiliki pengetahuan tetapi tidak memiliki adab.

Karena itu adab ini, menurut cara saya memahaminya dan mendefinisikannya, adalah setiap tindakan yang dilakukan sesuai dengan adil atau keadilan.

Tetapi saya berbicara tentang keadilan yang utama, sebagaimana Kebajikan yang sejati, kebajikan paling akhir, puncak dari semua kebajikan. ”

________

Prof Naquib alAttas dalam dialog di atas adalah pembicara dalam konferensi pendidikan Islam di Mekkah pada tahun 1977 itu. Beliau mengajukan konsep pendidikan adab (ta’dib) sebagai solusi pendidikan bagi ummat Islam.

Jadi Adab bukan sebatas Etika atau Disiplin, dan bukan sesuatu yang didapatkan di perkuliahan, namun sesuatu tindakan yang dilakukan dengan penuh keadilan sebagai sebuah kebajikan yang utama.

Fitrah dan Adab

Maka dalam definisi di atas, pertumbuhan dan perkembangan fitrah tidak dibenturkan dengan adab. Anak anak yang fitrahnya tumbuh paripurna maka kelak akan menjadi adab yang baik. Karena makna fitrah itu sendiri adalah Dien, sesuatu benih potensi yang kompatibel dengan Kitabullah.

Fitrah keimanan yang tumbuh paripurna sesuai tahapannya maka kelak akan menjadi ghirah untuk menjalani kehidupan spiritual yang baik dan kelak menjadi peran untuk menyeru kebenaran, menolong agama Allah yang berangkat dari keimanan yang kokoh. Pada titik ini jelas, ia akan beradab pada Allah, pada Rasulullah, pada agamanya dan ummatnya.

Fitrah belajar dan bernalar yang tumbuh paripurna sesuai tahapannya, maka kelak akan menjadi ghirah untuk menjalani kehidupan pembelajarannya yang baik, dan kelak menjadi peran untuk melakukan inovasi sampai mati. Pada titik ini jelas, ia akan beradab pada Ulama, pada ilmu, pada Alam dstnya.

Fitrah bakat yang tumbuh paripurna sesuai tahapannya, maka kelak akan menjadi ghirah untuk menjalani kehidupan profesi maupun bisnis yang baik, dan kelak menjadi peran untuk membuat karya solutif dalam suatu bidang kehidupan di masyarakat. Pada titik ini jelas, ia akan beradab pada kompetensi atas bakatnya, pada masyarakatnya, dstnya.

Fitrah seksualitas yang tumbuh paripurna sesuai tahapannya, maka kelak akan menjadi ghirah untuk menjalani kehidupan keluarga yang baik, dan kelak akan menjadi peran untuk meregenerasi keturunan, yaitu peran ayah dan ibu sejati, peran suami dan istri sejati. Pada titik ini jelas, ia akan beradab pada orangtua, pasangan, anak dan keturunan.

Dstnya. Demikian pula untuk fitrah lainnya.

Maka kita bisa memahami bahwa The Loss of Fitrah juga bermakna The Loss of Adab. Gagal mendidik dan menumbuhkan fitrah maka gagal pulalah mendidik Adab.

Salam Pendidikan Peradaban

#fitrahbasededucation
#fitrahbasedlife

Harry Santosa

Harry Santosa

Founder MLC (Milenial Learning Center)
Praktisi dan SME HEbAT (Home Education based Akhlaq and Talents)
Penulis buku Fitrah Based Education (FBE)
https://www.facebook.com/harry.hasan.santosa

Komentar